KOTAMOBAGU, ambangnews.com– Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), memberikan apresiasi khusus kepada dua tokoh penting Bolaang Mongondow Raya (BMR), Marlina Moha Siahaan (Bunda MMS) dan Aditya Anugrah Moha (ADM), dalam sebuah acara syukuran meriah yang digelar di Cafe Foodsal, Selasa (13/05/2025).
Tak hanya diramaikan oleh publik Bolaang Mongondow Raya (BMR), tetapi juga menjadi saksi pengakuan langsung Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), atas peran kunci dua tokoh sentral dalam karier politiknya: Marlina Moha Siahaan (MMS) dan sang putra, Aditya Anugrah Moha (ADM).
“Bunda dra Marlina Moha Siahaan, beliau banyak memberikan saran cukup keras, sehingga jadilah saya gubernur sekarang, bolaang mongondow raya ibu menangkan semuanya, kecuali boltim. mengenang masa lalu (perjuangan pada Pilkada,” ujar YSK, mengundang riuh tepuk tangan para undangan yang terdiri dari jajaran Forkopimda, kepala daerah se-BMR, hingga elite politik provinsi.
Gubernur juga tak ragu menyebut ADM sebagai aktor muda di balik layar yang mengorkestrasi kekuatan politik lokal secara efektif. “Nilainya saya kasih 99,” ujarnya sembari tersenyum, menegaskan pengakuannya atas peran generasi muda dalam dinamika politik daerah.
Syukuran tersebut tak hanya sarat apresiasi, tapi juga menyimpan simbol historis. Cafe Foodsal, tempat berlangsungnya acara, merupakan lokasi pertama kali YSK mengawali langkahnya menuju Pilgub. “Tempat ini memorial. Di sinilah saya pertama berdiri penuh harap agar Kotamobagu dan BMR memilih YSK-Victory. Saat itu saya masih calon, hari ini saya berdiri kembali sebagai Gubernur. Terima kasih telah memilih saya dan Pak Viktor,” ucapnya.
Tak kalah menarik, Gubernur menyebut sejumlah “hadiah” untuk BMR: mulai dari alokasi anggaran pembangunan, program prioritas, hingga penempatan kader lokal di posisi strategis Pemprov Sulut. “Menjadi orang nomor satu dan nomor dua di Sulawesi Utara, kami yakin dan percaya bahwa masyarakat tidak akan kecewa,,” tegasnya.
Hadir pula dalam acara ini tokoh nasional dan pengusaha muda, H. Muhammad Fitno, yang ikut menyemarakkan suasana syukuran, serta para pejabat tinggi seperti Wakapolda Sulut Brigjen Pol Bahagia Dachi dan para anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota.
Sebagai penutup, para kepala daerah dan pimpinan institusi keamanan menyumbangkan suara lewat lagu kenangan, menjadikan malam itu bukan hanya panggung musik dan politik, tetapi juga panggung persaudaraan dan semangat membangun daerah.
Dalam suasana penuh keakraban, apresiasi yang disampaikan Gubernur YSK tak sekadar simbol politik, tetapi pengakuan atas kepemimpinan lintas generasi di tanah Bolaang Mongondow Raya.(*)













