Pendidikan

Alian Laode Akhiri Kepemimpinan, Tongkat Estafet BEM UDK Resmi Beralih

184
×

Alian Laode Akhiri Kepemimpinan, Tongkat Estafet BEM UDK Resmi Beralih

Sebarkan artikel ini

KOTAMOBAGU, ambangnews.com – Presiden Mahasiswa Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK), Laode Alian, resmi mengakhiri masa kepemimpinannya setelah pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UDK periode 2026–2027 yang digelar di Auditorium Universitas Dumoga Kotamobagu, Senin (15/6/2026).

Berakhirnya masa jabatan tersebut menandai berakhirnya satu periode kepemimpinan mahasiswa yang diwarnai berbagai upaya penguatan organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus. Sebelum pelantikan pengurus baru, Alian telah menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepengurusan pada 23 April 2026 sebagai bentuk pertanggungjawaban atas seluruh program dan kegiatan yang telah dilaksanakan selama masa kepemimpinannya.

Mahasiswa semester VI Program Studi Ilmu Lingkungan itu dikenal aktif membangun kembali dinamika organisasi kemahasiswaan di Universitas Dumoga Kotamobagu. Di bawah kepemimpinannya, sejumlah organisasi internal kampus yang sebelumnya vakum kembali menjalankan roda organisasi dan berbagai program kerja.

Beberapa organisasi yang kembali aktif antara lain Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himapro), Badan Tadzkir Mahasiswa (BTM), serta Badan Kerohanian Mahasiswa Kristen (BKMK). Kehadiran kembali organisasi-organisasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas ruang pengembangan minat, bakat, kepemimpinan, dan karakter mahasiswa di lingkungan kampus.

Selain fokus pada penguatan organisasi internal, BEM UDK di bawah kepemimpinan Alian juga aktif membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai organisasi kemahasiswaan di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR). Langkah tersebut turut meningkatkan partisipasi mahasiswa UDK dalam berbagai kegiatan akademik, sosial, kepemudaan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selama menjabat sebagai Presiden Mahasiswa, Alian juga dikenal aktif mengikuti berbagai kegiatan kampus maupun di luar kampus. Keterlibatannya dalam berbagai forum kepemudaan dan kegiatan kemasyarakatan menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring sekaligus meningkatkan eksistensi mahasiswa UDK di tingkat daerah.

Masa kepemimpinan Alian yang semula dijadwalkan berakhir pada 2025 berlanjut hingga 2026 untuk memastikan proses transisi organisasi berjalan baik serta mendukung sejumlah agenda strategis kampus, termasuk pelaksanaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa dan penyelesaian penelitian akademik, ia tetap mengawal berbagai program kemahasiswaan hingga terbentuknya kepengurusan baru.

Dedikasi dan komitmennya dalam menjaga keberlangsungan organisasi menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan BEM UDK. Berbagai program yang telah dijalankan selama masa kepemimpinannya menjadi fondasi bagi pengurus berikutnya untuk terus mengembangkan peran organisasi mahasiswa di lingkungan kampus.

Dengan dilantiknya pengurus BEM UDK periode 2026–2027, tongkat estafet kepemimpinan kini resmi beralih kepada generasi penerus. Kepengurusan baru diharapkan mampu melanjutkan berbagai capaian yang telah dirintis, memperkuat budaya organisasi yang aktif dan progresif, serta menghadirkan inovasi yang dapat memberikan kontribusi positif bagi mahasiswa dan kemajuan Universitas Dumoga Kotamobagu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *