Kotamobagu

Dari Timur hingga Utara, Komitmen dan Kepatuhan Jadi Fokus Evaluasi Sangadi–Lurah

15
×

Dari Timur hingga Utara, Komitmen dan Kepatuhan Jadi Fokus Evaluasi Sangadi–Lurah

Sebarkan artikel ini

KOTAMOBAGU, ambangnews.com — Pemerintah Kota Kotamobagu menggulirkan evaluasi kinerja aparatur desa dan kelurahan secara menyeluruh, dimulai dari wilayah timur, berlanjut ke selatan dan barat, hingga ditutup di wilayah utara sebagai penegasan akhir rangkaian penilaian.

Rangkaian evaluasi ini menjadi cerminan keseriusan pemerintah memastikan tata kelola pemerintahan di tingkat paling bawah berjalan dengan standar yang jelas, terukur, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pelaksanaan evaluasi di Kotamobagu Utara menempatkan kesungguhan dalam menjalankan amanah sebagai indikator utama yang dinilai. Aspek ini dipandang sebagai fondasi yang menentukan arah, konsistensi, serta kualitas kerja sangadi dan lurah dalam menjalankan tugas.

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, menegaskan bahwa keseriusan dalam bekerja tidak dapat dipisahkan dari komitmen dan loyalitas sebagai satu kesatuan nilai dalam birokrasi.

“Kesungguhan dalam bekerja lahir dari komitmen yang kuat, dan komitmen itu akan memperkuat loyalitas dalam menjalankan tugas. Tanpa komitmen, loyalitas hanya menjadi formalitas, dan tanpa loyalitas, komitmen tidak akan memiliki daya tahan. Keduanya harus berjalan seiring sebagai fondasi dalam membangun kinerja yang utuh,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hal tersebut tercermin dari konsistensi dalam bekerja, keberanian mengambil tanggung jawab, serta keseriusan dalam merespons kebutuhan masyarakat. Sangadi dan lurah yang berintegritas tidak hanya bekerja ketika diawasi, tetapi tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dalam setiap keadaan.

Menurutnya, salah satu aspek penting dalam evaluasi adalah kesiapan sangadi dan lurah dalam mendukung dan menjalankan program pemerintah secara utuh, dengan menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi.

“Kita ingin melihat apakah sangadi dan lurah benar-benar siap menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan. Di sinilah integritas dan loyalitas diuji—ketika dihadapkan pada pilihan antara kepentingan pribadi dan tanggung jawab terhadap tugas,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepatuhan kepada pimpinan merupakan bagian dari disiplin organisasi dan komitmen terhadap sistem pemerintahan yang telah ditetapkan.

“Kepatuhan kepada pimpinan bukan berarti tanpa sikap, tetapi bagian dari disiplin organisasi dan komitmen terhadap sistem. Ketika arah kebijakan sudah ditetapkan, maka menjadi tanggung jawab untuk melaksanakan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Melalui evaluasi yang objektif dan terukur, pemerintah memperoleh gambaran nyata terkait kinerja aparatur di tingkat desa dan kelurahan yang selanjutnya menjadi dasar pembinaan, peningkatan kapasitas, serta penataan sumber daya secara lebih tepat.

Pemerintah Kota Kotamobagu berharap evaluasi ini mampu mendorong lahirnya kepemimpinan di tingkat desa dan kelurahan yang tidak hanya kuat secara administratif, tetapi juga memiliki kesadaran penuh terhadap tanggung jawab pelayanan publik.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *