KOTAMOBAGU, ambangnews.com – Pemerintah Desa Bilalang Satu, Kecamatan Kotamobagu Utara, melaksanakan Musyawarah Khusus Pembentukan Koperasi Merah Putih Desa pada Rabu (14/05/25).
Kegiatan tersebut digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Bontean dan dihadiri oleh berbagai elemen pemerintahan serta tokoh masyarakat.
Camat Kotamobagu Utara, Muhammad Edo Mopobela, S.H., dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program nasional yang tengah dilaksanakan di sejumlah desa.
“Kegiatan Musyawarah Khusus ini dilaksanakan dalam rangka pembentukan Koperasi Merah Putih Desa 701d Satu. Tadi juga sudah dilaksanakan di Desa Bilalang Dua, dan selanjutnya akan dilaksanakan di Desa Pontodon. Rapat ini bertujuan untuk pembentukan pengurus, penetapan Badan Pengawas, jenis usaha, kantor koperasi, serta penetapan simpanan pokok dan simpanan wajib,” jelas Mopobela.
Sementara itu, Sangadi (Kepala Desa) Bilalang Satu, Badaria A. Mokoginta, AMP., menyampaikan apresiasi atas inisiasi pembentukan Koperasi Merah Putih Desa oleh Pemerintah Pusat.
“Alhamdulillah, dengan adanya pembentukan Koperasi Merah Putih Desa oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, kami dari pemerintah dan masyarakat menyambutnya dengan sangat baik. Alhamdulillah juga, pengurus koperasi telah terbentuk. Insya Allah, tujuan pemerintah pusat dapat berjalan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat desa. Syukur moanto’ kepada Bapak Presiden atas pembentukan koperasi ini,” ujar Mokoginta.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kotamobagu, Moh. Fahri Damopolii, S.Kom., M.E., Kabid Koperasi dan UKM Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Kotamobagu, Windarsih Andu, S.E., Ketua dan anggota BPD Desa Bilalang Satu, serta para tokoh agama, adat, masyarakat, dan warga setempat.
Musyawarah ini menjadi langkah awal penting dalam upaya penguatan ekonomi desa berbasis koperasi, sekaligus bentuk konkret dari implementasi program strategis pemerintah dalam membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.(*)











