Sulut

Tragedi Panti Werdha Ranomuut, Gubernur Sulut Instruksikan Penanganan Cepat

264
×

Tragedi Panti Werdha Ranomuut, Gubernur Sulut Instruksikan Penanganan Cepat

Sebarkan artikel ini

SULUT, ambangnews.com -Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang melanda Panti Werdha Ranomuut, Kota Manado, Minggu 28 Desember 2025 yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Peristiwa tersebut menjadi duka bersama bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara, khususnya keluarga besar Pemprov Sulut, karena menyangkut nilai keselamatan dan kemanusiaan.

Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Komaling melalui Juru Bicara sekaligus Pelaksana Harian Kepala Dinas Kominfo Sulut yang juga Asisten I Setda, Denny Mangala, menyatakan keprihatinan yang mendalam atas tragedi tersebut.

Sebagai bentuk respons cepat, Gubernur langsung menugaskan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara serta Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara untuk segera turun ke lokasi kejadian guna melakukan langkah-langkah penanganan awal.

Penugasan tersebut mencakup upaya meringankan beban keluarga korban, baik melalui pendampingan, pemberian bantuan logistik, maupun koordinasi lintas sektor dengan Pemerintah Kota Manado dan instansi terkait agar penanganan pascakejadian dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Selain itu, Pemprov Sulut juga menginstruksikan agar dilakukan koordinasi intensif dengan pihak rumah sakit. Langkah ini dilakukan untuk memastikan para korban yang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal hingga kondisi mereka benar-benar pulih.

Gubernur Sulawesi Utara juga telah menugaskan tim khusus untuk melakukan pendataan serta mengidentifikasi berbagai kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh para korban dan pengelola panti, sebagai dasar penyaluran bantuan lanjutan sesuai kondisi di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk turut mendoakan para korban yang meninggal dunia agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan.

Pemprov Sulut menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap situasi darurat kemanusiaan dan memastikan seluruh langkah penanganan bencana dilakukan secara cepat, terkoordinasi, serta berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *