Uncategorized

Perumda Tirta Bukaka Asesmen 42 Pegawai

142
×

Perumda Tirta Bukaka Asesmen 42 Pegawai

Sebarkan artikel ini

Kotamobagu, ambangnews.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum PT Tirta Bukaka Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melaksanakan asesmen terhadap 42 pegawai yang akan menjalani alih status kepegawaian. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari pembenahan manajemen dan penguatan sumber daya manusia internal perusahaan, Selasa (6/1/2026).

Asesmen tersebut dilaksanakan di kantor Perumda Air Minum PT Tirta Bukaka Bolmong yang berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Biga, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.

Kepala Bagian Umum Perumda Air Minum PT Tirta Bukaka Bolmong, Kajibin Mokoginta, mengatakan asesmen ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memastikan kualitas dan kesiapan pegawai sebelum naik status kepegawaian.

“asesmen diikuti sekitar 42 pegawai yakni pegawai percobaan yang akan beralih menjadi pegawai kontrak, pegawai kontrak menuju calon pegawai tetap (CPT) dengan status 80 persen, serta calon pegawai tetap 80 persen yang diproyeksikan menjadi pegawai tetap penuh atau 100 persen,” ujar Kajibin.

Ia menjelaskan, asesmen tersebut dilaksanakan oleh jajaran manajemen bersama Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Bukaka dan dipusatkan di ruang kerja Dewan Pengawas.

“Asesment ini sesuai dengan jadwal akan dilaksakana selama tiga hari sejak hari Senin tanggal 5 sampai hari Rabu tanggal 7,” kata Kajibin.

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum PT Tirta Bukaka Bolmong, Rudi Mokoagow, menegaskan bahwa asesmen bukan sekadar formalitas administratif, melainkan instrumen penting dalam menilai kualitas pegawai.

“Asesmen ini bukan semata-mata formalitas, tetapi menjadi instrumen penting untuk menilai kinerja, kompetensi, serta komitmen pegawai terhadap perusahaan. Kami ingin memastikan bahwa pegawai yang diberikan kepercayaan lebih adalah mereka yang siap bekerja secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Rudi.

Rudi menambahkan, hasil asesmen akan menjadi bahan pertimbangan utama bagi manajemen dalam menentukan kelanjutan status atau kontrak kerja para pegawai yang mengikuti tahapan tersebut.

“Keputusan yang diambil nantinya diharapkan mampu memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat,” tambahnya.

Menurut Rudi, asesmen ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membenahi manajemen dan memperkuat sumber daya internal, sehingga Perumda Air Minum Tirta Bukaka dapat tumbuh menjadi perusahaan daerah yang sehat, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang optimal.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *