KOTAMOBAGU, ambangnews.com -Perumda Air Minum Tirta Bukaka terus melakukan perbaikan jalur pipa guna mempercepat pemenuhan tekanan air yang dibutuhkan pelanggan. Dalam proses perbaikan tersebut, ditemukan jalur aliran air transmisi di wilayah Desa Bongkudai mengalami penurunan debit air.
Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Bukaka, Rudi Mokoagow, mengatakan bahwa selama satu bulan terakhir pihaknya fokus melakukan perbaikan pipa transmisi untuk mengatasi kebocoran di wilayah Tobongon dan Modayag.
Menurut Rudi, upaya perbaikan yang dilakukan justru mengungkap adanya kerusakan baru pada pipa transmisi di wilayah Bongkudai. Temuan tersebut diketahui saat dilakukan pengujian menggunakan alat bantu RPR atau Get Valve.
“Pengujian dilakukan di perbatasan Modayag dan Bongkudai. Dari hasil itu, ditemukan air hilang atau menurun sepanjang jalur pipa transmisi Desa Bongkudai,” kata Rudi.
Ia menjelaskan, penurunan debit air tersebut diduga kuat disebabkan oleh kerusakan pada jalur pipa transmisi yang belum terdeteksi sebelumnya. Karena itu, Perumda Tirta Bukaka langsung melakukan penelusuran secara menyeluruh.
Saat ini, tim teknis Perumda Air Minum Tirta Bukaka masih terus mencari titik utama kerusakan pada jalur pipa tersebut. Proses pencarian dilakukan secara bertahap dengan metode penggalian.
“Penanganan terus kami lakukan. Setiap lima meter kami lakukan penggalian hingga 100 meter ke dalam untuk mencari penyebab utama hilangnya debit air,” ujarnya.
Rudi berharap, titik kerusakan utama dapat segera ditemukan sehingga perbaikan bisa dilakukan secara maksimal dan distribusi air kembali normal ke pelanggan.
Pihak Perumda Tirta Bukaka juga meminta pengertian masyarakat atas gangguan distribusi air yang terjadi, seraya memastikan bahwa upaya perbaikan dilakukan secepat mungkin demi pelayanan air bersih yang optimal.***













