KotamobaguPendidikan

Literasi Digital Jadi Bekal Generasi Muda, TBM BooKed dan Komunitas Tunadiksi Isi MTLS MAN 1 Kotamobagu

428
×

Literasi Digital Jadi Bekal Generasi Muda, TBM BooKed dan Komunitas Tunadiksi Isi MTLS MAN 1 Kotamobagu

Sebarkan artikel ini

KOTAMOBAGU, ambangnews.com – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) BooKed bersama Komunitas Tunadiksi memberikan materi bertema “Literasi Digital” dalam kegiatan Masa Ta’aruf Lingkungan Sekolah (MTLS) di MAN 1 Kotamobagu, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kerja sama antara MAN 1 Kotamobagu dengan TBM BooKed dan Komunitas Tunadiksi yang telah terjalin sejak Desember 2025 melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

MoU tersebut ditandatangani oleh Kepala MAN 1 Kotamobagu, Drs. Arkam Lahiya, M.Pd., bersama Founder TBM BooKed dan Komunitas Tunadiksi, Titi Keke.

TBM BooKed dan Komunitas Tunadiksi merupakan dua entitas yang bergerak dalam pengembangan budaya literasi, khususnya membaca dan menulis, di Kota Kotamobagu dan sekitarnya.

Co-Founder TBM BooKed dan Komunitas Tunadiksi, Wahyuni Paputungan, mengatakan, kegiatan literasi yang dilaksanakan tidak hanya menyasar lingkungan sekolah, tetapi juga dikembangkan melalui berbagai program kreatif yang melibatkan masyarakat.

“Selain memberikan materi tentang literasi di sekolah, TBM BooKed dan Komunitas Tunadiksi juga memiliki sejumlah program literasi, seperti BooKed Party, Blind Date with a BooKed, Diksi Rasa, dan Terapi Diksi,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai program tersebut juga dilaksanakan melalui kolaborasi dengan sejumlah pihak, termasuk kafe, perguruan tinggi, serta lembaga resmi lainnya.

Sementara itu, Founder TBM BooKed dan Komunitas Tunadiksi, Titi Keke, berharap MAN 1 Kotamobagu dapat menjadi salah satu sekolah percontohan dalam penerapan literasi sebagai bagian dari media pembelajaran.

Ia juga berharap kerja sama serupa dapat terus berkembang dan diikuti oleh sekolah-sekolah lainnya di Kota Kotamobagu.

“Semoga MAN 1 Kotamobagu menjadi sekolah percontohan yang sukses menerapkan literasi sebagai bagian dari media pembelajaran. Kami juga berharap sekolah lain dapat mengikuti langkah tersebut dan membangun kerja sama dalam pengembangan budaya literasi,” kata Titi Keke.

Melalui kegiatan tersebut, TBM BooKed dan Komunitas Tunadiksi mendorong para pelajar untuk semakin bijak dalam memanfaatkan teknologi dan media digital, sekaligus menjadikan literasi sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran dan pengembangan diri.

Bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang tertarik bergabung dalam kegiatan literasi, informasi mengenai aktivitas TBM BooKed dan Komunitas Tunadiksi dapat diakses melalui akun Instagram @booked.id dan @tuna.diksi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *