KOTAMOBAGU, ambangnews.com – Aksi kolaborasi mahasiswa bersama Polres, Kodim, dan Pemerintah Kota Kotamobagu digelar di kawasan pasar tradisional. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan bersih sekaligus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan. Jumat (12/9/2025).
Dalam aksi ini, mahasiswa turun langsung bersama aparat kepolisian, TNI, serta jajaran Pemkot untuk membersihkan area pasar. Mereka mengangkat sampah, menata lingkungan, hingga mengedukasi pedagang maupun pengunjung agar peduli terhadap kebersihan sekitar.
Sebuah spanduk besar ikut dibentangkan di depan truk sampah yang menjadi simbol kebersamaan. “Dari Mahasiswa untuk Negeri, dari Polres untuk Masyarakat, dari Kodim untuk Bangsa, dari Pemkot untuk Kotamobagu. Bersih Lingkunganku, Sehat Kotamobagu,” begitu isi pesan yang terpampang jelas.

Kasat Bimas Polres Kotamobagu, AKP Edy Haryanto, SE, ME mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara mahasiswa, aparat, dan pemerintah.
“Kami dari Polres Kotamobagu sangat mendukung aksi ini. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya sekadar bersih-bersih, tapi juga menjadi gerakan bersama untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Dari pihak Kodim, kegiatan ini dipandang sebagai upaya mempererat hubungan TNI dengan masyarakat, sekaligus memberikan contoh bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Keterlibatan mahasiswa dinilai menjadi energi positif dalam menggerakkan kesadaran publik.
Pemkot Kotamobagu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menegaskan dukungan penuh terhadap aksi bersih ini sebagai langkah nyata menjaga kebersihan kota.

Presiden Mahasiswa Universitas Dumoga Kotamobagu, La Ode Alian, menyampaikan aksi ini adalah bentuk nyata kontribusi mahasiswa bagi daerah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya hadir di ruang akademik, tetapi juga bisa terjun langsung memberi manfaat untuk masyarakat. Aksi bersih lingkungan ini adalah komitmen kami menjaga Kotamobagu tetap sehat dan nyaman,” ucapnya.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta aksi di depan truk sampah yang penuh dengan hasil kerja gotong royong. Suasana penuh semangat tampak dari mahasiswa, aparat Polri, TNI, hingga pegawai Pemkot yang berbaur menjadi satu.***













