Kotamobagu

Solidaritas Mahasiswa untuk Korban Bencana Solimandungan dan Komangaan: Rp5,5 Juta Berhasil Terkumpul

7
×

Solidaritas Mahasiswa untuk Korban Bencana Solimandungan dan Komangaan: Rp5,5 Juta Berhasil Terkumpul

Sebarkan artikel ini

KOTAMOBAGU, ambangnews.com – Aksi kemanusiaan yang diinisiasi oleh gabungan organisasi mahasiswa di Kotamobagu (KAMMI, IMM, GMKI, HMI, dan PMII) sukses mengumpulkan donasi bagi para korban bencana alam di Solimandungan 1, Solimandungan 2, dan Komangaan. Selama aksi yang berlangsung pada 29 hingga 30 Mei 2026, total dana yang terkumpul mencapai Rp5.546.000.

Seluruh dana yang terkumpul dari masyarakat di sekitar Masjid Baitul Makmur, Kotamobagu tersebut, kini telah dikonversi menjadi bantuan bahan pokok atau sembako. Langkah ini diambil guna memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menyasar kebutuhan primer yang paling mendesak bagi para penyintas bencana.

Perwakilan mahasiswa dari HMI, Fadli Korompot selaku Ketua Umum HMI Cabang Bolaang Mongondow Raya, menyatakan bahwa fokus utama pemberian bantuan adalah untuk menjamin ketersediaan pangan bagi warga, terutama anak-anak yang berada di lokasi terdampak. Dengan dibelikan sembako, diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi warga selama masa pemulihan pascabencana.

“Hasil donasi yang kami kumpulkan dari masyarakat telah kami belikan sembako. Seluruh bantuan tersebut akan kami serahkan secara langsung ke posko-posko bencana di Solimandungan 1, Solimandungan 2, dan Komangaan agar segera dapat didistribusikan kepada warga yang membutuhkan,” ungkapnya.

Aksi ini menjadi bukti nyata kolaborasi solidaritas lintas organisasi mahasiswa di Kotamobagu dalam merespons musibah dengan langkah konkret. Mahasiswa terjun langsung ke lapangan untuk memastikan amanah dari para donatur tersampaikan dengan tepat sasaran.

Selain bantuan fisik, kehadiran para mahasiswa di posko bencana diharapkan dapat memberikan dukungan moral bagi para warga yang terdampak. Hal ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam membantu proses pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.

Dengan penyaluran bantuan dalam bentuk bahan pangan pokok yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (31/5/2026), diharapkan para korban bencana dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Aksi ini sekaligus menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat Kotamobagu dalam menghadapi musibah.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *