Bolmong

Wabup Bolmong Buka HLM TPID Jelang Ramadan 2026

90
×

Wabup Bolmong Buka HLM TPID Jelang Ramadan 2026

Sebarkan artikel ini

Kotamobagu, ambangnews.com -Wakil Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Dony Lumenta membuka secara resmi High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Hotel Sutan Raja, Kotamobagu, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi kenaikan inflasi menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri 2026. HLM tersebut merupakan inisiatif Bank Indonesia yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow.

Acara ini dihadiri Deputi Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara Reynold Astri, pimpinan Cabang Bulog, jajaran Polres Bolmong, serta sejumlah pejabat dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dan Pemerintah Kota Kotamobagu.

Dalam sambutannya, Dony Lumenta menegaskan pentingnya langkah-langkah strategis yang inovatif, sinergis, responsif, dan tepat sasaran dalam menyikapi dinamika inflasi di daerah.

“Melalui High Level Meeting dan Capacity Building TPID ini, kita ingin mendapatkan gambaran terkait perkembangan harga komoditas bahan pangan pokok dan strategis di daerah, sekaligus upaya yang telah dan akan dilakukan oleh TPID,” ujar Dony.

Pemerintah daerah berharap TPID bersama instansi terkait dapat terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap ketersediaan bahan pokok, serta melaksanakan stabilisasi harga melalui operasi pasar dengan melibatkan pedagang, petani, dan peternak.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong edukasi kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan yang tersedia menjadi lahan produktif sebagai upaya jangka menengah dalam menekan laju inflasi.

Lebih lanjut, Wabup menekankan pentingnya komunikasi efektif antarinstansi serta imbauan kepada masyarakat untuk berbelanja secara bijak. Pemerintah daerah juga meminta TPID mengkaji dampak kebijakan penyesuaian tarif jasa layanan daerah agar tidak memicu inflasi. “Melalui kegiatan ini, saya berharap sinergi antar pemangku kepentingan semakin kuat dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas perekonomian daerah, khususnya di Kabupaten Bolaang Mongondow, dalam menghadapi Ramadan 2026,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *